Catatan Bunda Nefri
30 Agustus 2019

Insight kelas MNRI (Masgutova Neurosensorimotor Reflex Integration)

Sudah beberapa kelas dari 17 kelas untuk satu seri Modul MNRI yang saya ikuti.

Dan setiap masuk kelas, saya mendeteksi kebesaran Allah. Makin besar dan makin besar. Sungguh hanya Allah, The Only One, The Greatest, ever and ever.

Saya sering membaca orang-orang hebat, dengan melakukan berbagai penemuan, yang dilakukan dengan sangat teliti, terstruktur dan penuh dengan inovasi. Bapak ibu dan Ayahbunda, semua itu belum apa apa jika dibandingkan dengan penciptaan manusia.

Saat manusia baru lahir, ia punya Gerakan refleks. Gerakan yang bertujuan memicu kemampuan bertahan hidup, adaptasi antara dunia rahim dan dunia nyata, persiapan kepandaian untuk bekalnya hidup di dunia dsb dsb ds.

Otomatis.

Seperti setting hape baru. Begitu beli, dinyalakan dan setting berjalan. Just like that.

Salah satu Contoh tombol pengaktifan yang bisa saya sampaikan disini, adalah misalnya,

Refleks sucking rooting (Gerakan otomatis dalam mencari ASi dan menghisap) – berintegrasi dalam – Gerakan berguling.

Gerakan berguling, – berintegrasi dalam – Gerakan merangkak

Gerakan merangkak – berintegrasi dalam – motorik kasar dan motorik Halus – kemampuan berbahasa – dan kemampuan berpikir.

Can you imagine, jika tombol sucking Dan rooting tidak aktif?

Ini terjadi pada cucu kembar saya, mereka lahir dengan masalah Tounge tie (TT) dan Lips Tie (LT). Apa ini?

Tong tie Dan lips tie adalah tali yang menjaga agar Bibir dan Lidah bisa lentur bergerak. Mau monyong, Mau melet, Mau ndower, dsbnya tergantung pada ketebalan dan kelenturan tali2 ini. Tounge tie and Lips Tie.

Tounge Tie & Lips Tie

Dengan adanya masalah di TT san LP, Maka cucu saya kurang bisa mendapatkan asupan, akibat refleks sucking dan rootingnya tidak muncul pada saatnya sehingga mempengaruhi kemampuan mereka untuk menghisap ASI ibundanya.

Akibatnya. Pasokan gizi kurang. Kemungkinan bisa kena Mal nutrisi, atau istilahnya stunting. (istilah paling kekinian). Alhasil berat badan tidak naik cukup sesuai standar.

Ini Hanya masalah “tali” keciiiiil Di mulut bapak ibu dan Ayahbunda. Keciiil banget. Bahkan tidak pernah dirasakan Ada. Betul ya?

Alhamdulillah dengan dukungan Dr Yomie dan Dr Nanis, masalah laktasi (menyusui) terbantu.

Tapiiii…
Ternyata belum selesai, saat ini cucu kembar saya, usianya sudah 3 bulan. Jika Menurut tumbuh kembang anak, mereka mulai miring. Dan itu belum bisa mereka lakukan.

Sucking and Rooting Refleks, Ternyata juga mendorong kemampuan untuk mendeteksi stimulasi auditory dan visual. Dimana kemampuan auditory dan visual adalah prasyarat untuk bisa menggerakkan Kepala.

Saat bayi ingin memiringkan tubuhnya, Allah telah ciptakan dengan mekanismenya yang hebat. Kepala bergerak dulu, setelah itu diikuti dengan gerakan bahu bergerak ke sisi tubuh, dan kemudian pinggul yang mendorong tubuh menghadap ke satu sisi. Dan terakhir lutut bergerak, menyetimbangkan agar posisi miringnya mantap. Oya. Tangan juga perlu posisi yang pas agar bisa menyangga tubuh.

Saudara-saudara. Kebayang gak?

Ini baru Soal tounge tie Dan lips tie.

Dimana urusannya terus berkesinambungan ke miring bergerak Jadi tengkurap. Dsb dsb dsb.

Dan Alhamdulillah yaa.. Kita di group ini tidak punya masalah tumbuh kembang yang berarti. Sampai akhirnya setelah melewati proses yang panjang dan rumit, Jadilah kita sekarang.. Para trainer, para coach, para pebisnis. Orang-orang pandai dsbnya. YA?

Sungguh Allah sang Maha

Betapa Sombongnya manusia jika bisa menepuk dadanya, Dan mengatakan “Saya bisa karena saya bla bla bla… ”

Ingat ya soal keciiil aja.. Udah klepek2. Gak sanggup. Soal kecil aja, seluruh Komponen Dan kompetensi terganggu.

Maka syukur mana yang masih Mau diingkari, atas kasih Sayang Allah pada kita semua?

It’s All about Allah

DAFTAR Kelas Training Online – Primary Reflex Patterns vs Tumbuh Kembang Anak 18 & 19 April 2020; 16.00 – 18.00 WIB

#PusatKemandirianAnak
#MNRI
#Reflex Integration

edited by DSU